Begini Cara Urus SIKM di Kota Bekasi

  • Whatsapp
Ilustrasi PSBB

WartaBekasi.co – Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pengetatan persyaratan mudik Lebaran 2021 mulai 22 April – 24 Mei 2021 mendatang bagi seluruh masyarakat.

Hal ini diberlakukan guna menekan angka kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Read More

Terdapat beberapa ketentuan pengecualian bagi masyarakat yang terpaksa harus melakukan perjalanan ke luar kota pada periode tersebut.

Di antaranya angkutan logistik dan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dengan alasan kepentingan sangat mendesak dengan membawa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) sesuai dengan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik.

SIKM wajib dicetak dan dibawa selama melakukan perjalanan. Pemerintah Kota Bekasi juga akan menerbitkan SIKM bagi masyarakatnya untuk kepentingan yang mendesak.

“Kita juga akan terbitkan SIKM, tapi saat ini sedang kita buat Perwal nya (Peraturan Wali Kota),” ujar Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Teguh Indrianto saat dikonfirmasi Jumat (23/4/2021).

Untuk alurnya proses penerbitan, terdapat delapan langkah yang harus diikuti masyarakat dalam mendaftar secara online. Pertama, warga bisa mengunjungi situs htpps://www.bekasikota.go.id.

Kedua, pilih menu surat izin keluar/kota bekasi (pilih salah satu menu). Ketiga, pilih daftar.

Keempat, lengkapi biodata pemohon lalu klik daftar.

Kelima, lakukan verivikasi email, dan setelah terverivikasi masuk langkah berikutnya.

Keenam, pilih masuk kemudian isi email pemohon yang sudah terdafatar lalu klik masuk.

Ketujuh, isi data-data pemohon. Kedelapan, upload dokumen persyaratan dengan formas Jpg/png (maskimal 8 Mb).

Kemudian untuk cek status permohonan bisa mengunjungi laman http://silat.bekasikota.go.id dan memilih permohonan SIKM Kota Bekasi. Kemudian akan tampil kolom status permohonan, apabila diterima, akan muncul opsi klik cetak dan lakukan print out surat izin keluar/masuk dan siap dipergunakan.

Sedangkan jika ditolak, maka kolom permohonan akan terhapus. Dalam hal ini, pemohon dianggap tidak memenuhi syarat yang diwajibkan pemerintah.

“Untuk mengurus dokumen SIKM wajib menyertakan identitas yang sesuai dengan tempat domilisi warga tersebut,” ucapnya.

Teguh menjelaskan, SIKM ini berlaku untuk individual. Artinya satu surat hanya dapat digunakan untuk satu individu yang bersangkutan, bukan kelompok.

SIKM berlaku bagi usia 17 tahun ke atas.

Di bawah itu maka tidak memerlukan surat ini.

SIKM berlaku hanya untuk sekali perjalanan pergi-pulang lintas daerah/provinsi/negara.

Jadi, jika kembali melakukan perjalanan di masa larangan mudik, maka ia kembali harus mengurus SIKM. Nantinya, petugas di setiap posko pantauan akan memeriksa SIKM setiap pengendara atau orang yang melakukan perjalanan.

“Kalau memang tidak punya SIKM, tidak bisa masuk Bekasi dan melintas dari Bekasi, kecuali algomerasi Jabodetabek,” tutur Teguh. (warta kota)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *