Kepala Dinkes: 118 Nakes di Kota Bekasi Sudah Divaksin

  • Whatsapp
Petugas medis melakukan skrining lalu menyuntikan vaksin COVID-19 ke seorang dokter di RSUI, Kota Depok, Kamis (14/1). Program vaksinasi COVID-19 Sinovac tahap pertama diberikan kepada para tenaga kesehatan dan dilakukan serentak di berbagai daerah di Indonesia.(Foto: Ahmad Fachry)

WartaBekasi.co – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, sudah 118 tenaga kesehatan yang telah divaksin pada hari pertama vaksinasi Covid-19, Jumat (15/1/2021).

“Total 118 yang sudah divaksin. Kita monitoring kepada wilayah juga,” kata dia saat dikonfirmasi.

Read More

Tanti mengatakan, tahap pertama vaksinasi untuk para Nakes akan berjalan dalam beberapa hari kedepan.

Vaksinasi dilakukan di 120 fasilitas kesehatan yang tersebar Kota Bekasi.

Sebelumnya, sebanyak 14.060 vaksin untuk tenaga kesehatan Kota Bekasi sudah disediakan pemerintah pusat.

Empat tahapan pemberian vaksin

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi Dezy Syukrawati sebelumnya mengatakan, pemberian vaksin akan melalui empat tahap.

Tahap pertama berlangsung dari Januari 2021 hingga April 2021, sebanyak 11.983 tenaga kesehatan akan divaksinasi.

“Tahap pertama yang mendapatkan tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan,” kata Dezy.

Tahap kedua berlangsung pada waktu yang sama, vaksin diberikan kepada petugas pelayanan publik seperti TNI, Polri, dan petugas pelayanan umum lainya.

Kelompok masyarakat yang berusia di atas 60 tahun juga mendapatkan vaksinasi di tahap kedua.

Pembagian vaksin tahap ketiga akan berlangsung pada April 2021 hingga 2022 Maret. Pada tahap ini, vaksin akan menyasar masyarakat rentan dari sisi sosial dan ekonomi.

Pemkot Bekasi selanjutnya akan membagikan vaksin kepada para pelaku ekonomi pada tahap keempat.

“Tahap empat menyasar pada para pelaku perekonomian dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin,” ucap Dezy (kompas)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *