Rekomendasi Satgas Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka di Bekasi Ditunda

  • Whatsapp
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (Foto: shutterstock)

WartaBekasi.co – Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyatakan bahwa penundaan pembelajaran tatap muka di sekolah atas rekomendasi tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Pembelajaran tatap muka (PTM) seyogianya diadakan pada Senin 11 Januari 2021 mendatang.

Read More

“Atas rekomendasi satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat diputuskan PTM kita tunda, sampai pemberitahuan lebih lanjut,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda, pada Kamis (7/1/2021).

Ia menjelaskan keputusan penundaan itu melihat tren kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi yang masih tinggi.

Sehingga diminta seluruh sekolah baik swasta dan negeri di Kabupaten Bekasi diminta tetap melakukan belajar secara daring atau online.

“Keputusan ini berlaku semuanya, walaupun misal ada kecamatan yang nihil kasus. Semua sama belajar masih dilakukan secara daring,” imbuhnya.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah menjelaskan rekomendasi penundaan itu atas hasil rapat bersama satuan tugas serta dinas pendidikan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur atau Jakarbodetabekjur.

“Kita gugus tugas Jabodetabekjur serta Dinas Pendidikan sudah berembuk membahas dan menganalisa serta menerima masukan dari Satgas DKI dan Jawa Barat. Setelah itu diputuskan proses pembelajaran tatap muka (PTM) belum bisa dilaksanakan atau ditunda,” ungkapnya.

Disampaikan Alamsyah, gugus tugas masing-masing Kabupaten/kota dan provinsi nantinya akan menganalisa sampai dua bulan ke depan perkembangan kondisi kasus Covid-19 di Jabodetabekjur.

“Kita lihat apakah dua bulan ke depan itu naik atau melandai, yang jelas rekomendasi saat ini PTM ditunda dan akan dievaluasi dua bulan kemudian. Sementara Kota Depok sudah memutuskan PTM ditunda sampai Juni,” tambahnya.

Selain itu, Alamsyah memastikan sosialisasi penundaan ini telah disampaikan ke Dinas Pendidikan maupun pihak sekolah.

“Kita sudah sampaikan ke disdik untuk langsung disampaikan ke seluruh sekolah di Kabupaten Bekasi,” paparnya. (wartakota)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *