Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkab Bekasi Perpanjang PSBB Proposional

  • Whatsapp

WartaBekasi.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi kembalimemperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional hingga 20 Januari 2021.Perpanjangan ini dilakukan pemerintah karena jumlah warganya yang terpapar Covid-19 menunjukan peningkatan di wilayah greater DKI Jakarta tersebut.

“Perpapanjangan ini dilakukan sesuai keputusan Gubernur Jawa Barat hingga 20 Januari mendatang,” ujar Juru BicaraSatuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi,Alamsyah kepada wartawan, Kamis (24/12/2020).

Read More

Alamsyah menjelaskan, perpanjangan PSBB ini juga dilakukan karena masih tingginya kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi.Apalagi dalam satu bulan terakhir ini mengalami kenaikan cukup sigifikan.

“Kasus masih cenderung tinggi, maka diperpanjang PSBB untuk terus melakukan pengawasan dan tindakan dalam menekan penyebaran Corona,” katanya.

Dia menjelaskan,pihaknya bersamakepolisian, TNI serta unsur masyarakat terus melakukan operasi protokol kesehatan. Baik itu menyasar kawasa industri, perkantoran, tempat usaha hingga lingkungan warga.

Tetap diminta disiplin protokol kesehatan, untuk tetap jalankan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ungkapnya. (Baca juga: Ridwan Kamil Kembali Perpanjang Status PSBB Proporsional Bodebek )

Alamsyah juga berharap, agar kasus Corona di Kabupaten Bekasi bisa kembali turun bahkan hilang. Dibutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat dalam mencegah penyebaran Corona, mulai dari melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan, dan saling mengingatkan untuk memamai masker dan mencuci tangan.

Untuk diketahui,Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali memperpanjang PSBB proporsional untuk wilayah Kabupaten Bekasi hingga 20 Januari 2021. Perpanjangan tersebut juga berlakudi wilayah Bodebek lainnya yakni Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok dan Kota Bekasi

Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat No : 443/Kep.860-hukham/tentang perpanjangan kesembilan PSBB proporsional wilayah Bodebek yang diterbitkan 23 Desember 2020, Bupati dan Walikota di wilayah Bodebek menerapkan PSBB proporsional dalam skala mikro sesuai level kewaspadaan daerah masing-masing.

Sementara itu data terbaru dari laman pikokabsi.bekasikab.go.id, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi kembali bertambah 118 orang. Sementara pasien yang sembuh bertambah 80 orang.Untuk kasus meninggal dunia tidak ada penambahan yakni 152 orang. Jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sebanyak 288 orang.

Namun warga yang harus menjalani isolasi mandiri bertambah 38 menjadi 302 orang.Total kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi per hari ini sebanyak 590 orang yang berasal dari 22 kecamatan.Adapun wilayah yang tercatat memiliki kasus aktif Covid-19 tertinggi di Kabupaten Bekasi adalah Tambun Selatan 125 kasus.

Kemudian KecamatanCikarang Timur 84, Cikarang Utara 61, Cikarang Selatan 42 dan Cibitung 40 kasus.Total kumulatif kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi 7.844 kasus, dengan rincian 7.102 orang sudah dinyatakan sembuh, 152 meninggal dunia dan 590 kasus aktif. (Sindo)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *