Istri Imam Budi Alami Gangguan Mistis Saat Kampanye, Istighfar Kemudian Wudhu

  • Whatsapp

WartaBekasi. co – Istri calon Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono, Etty Maryati Salim alami peristiwa aneh atau gangguan mistik saat sosialisasi nomor urut 2 di RT 05/02 Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok tepatnya di rumah Ustazah Herawati pada Senin (09/11/2020), kemarin.

Hal itu dibenarkan Rohimah selaku saksi mata. Ia menuturkan, kejadian berawal ketika istri Imam Budi Hartono berbicara di depan masyarakat setempat dengan menyosialisasikan visi misi serta janji kampanye dari pasangan Idris-Imam.

“Bunda Etty justru menyebut pasangan calon nomor lain. Beliau langsung kaget dan beristighfar. Astaghfirullahaladzim, astaghfirullahaladzim. Audiens (peserta kampanye-red) pun kaget,” tutur Rohimah menceritakan kejadian tersebut ketika dikonfirmasi, Selasa (10/9/2020).

Lalu sampai dua kali mengucap Etty pun tak bisa mengucapkan nomor urut dari suaminya.

Etty pun terkejut dan menangis seketika.

“Ternyata dia (Etty) tidak bisa (melanjutkan-red). Ini bukan saya, kata dia gitu. Akhirnya, dibawa ke kamar. (Beliau) kembali bilang ini bukan saya, ini bukan saya,” terang Rohimah.

Saat disinggung suasana peserta yang hadir melihat kondisi tersebut, Rohimah menyebut situasi yang tadinya biasa-biasa saja pun langsung berubah.

Peserta yang didominasi perempuan ini pun spontan langsung membacakan ayat suci Alquran untuk mendoakan agar beliau terbebas dari gangguan jin ini.

“Beliau pun langsung mengambil air wudhu, saya pun menemaninya. Beliau kembali menangis sebelum salat, selepas salat pun beliau kembali menangis dan terus beristighfar,” kata Herawati.

Tidak sampai di situ, peristiwa mati listrik secara mendadak pun mewarnai kejadian tersebut. Sontak, warga yang menghadiri acara pun kaget.

“Ketika itu saat saya bersama warga membacakan ayat suci, kami dikagetkan dengan mati listrik ini. Kami juga dikagetkan dengan pernyataan dari beliau (Umi Etty) saat meminta pulang, namun bukan ke rumah suaminya. Akhirnya saya sampaikan apa yang diucapkan Umi Etty kepada pemilik rumah, beliau pun (pemilih rumah) kaget,” ujarnya.

“Kejadian beliau meminta pulang ke bukan rumahnya saat ada salah satu dari peserta membacakan doa dan berusaha mengobati beliau. Umi Etty pun saat tengah dibacakan doa terus menangis sembari meminta pulang ke tempat yang bukan rumahnya,” sambungnya lagi.

Rohimah menyebut kejadian ini pertama kali terjadi di tempat tersebut. Pasalnya, rumah tersebut sering digunakan untuk tempat pengajian dan dari cerita pemilih peristiwa seperti yang dialami Umi Etty kali pertama terjadi.

“Saat kejadian itu, ada Panwascam juga. Namun saya tidak tahu mereka mengetahui atau tidak kejadian ini,” ujar Rohimah.

Sementara Agus selaku Sekretaris Pribadi Umi Etty membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia pun bercerita saat dirinya tiba bersama Umi Etty tidak ada kejadian atau tindakan yang mencurigakan. Lalu, Umi Etty pun seperti biasa menyapa warga dan Ustazah Herawati selaku pemilik rumah tempat diselenggarakannya kegiatan tersebut.

“Acara berlangsung seperti biasa, dimulai dari pembukaan dari panitia dan lain sebagainya. Baru kemudian ibu (Umi Etty) naik ke atas panggung. Untuk membangkitkan semangat para peserta, beliau pun mencoba membakar semangat para peserta yang hadir,” ujar Agus.

Namun, hal yang tak disangka pun terjadi. Umi Etty justru tak dapat menyebut nomor urut yang dimiliki suaminya. Justru malah sebaliknya, Umi Etty mengalami kesulitan mengucapkan nomor urut dua yang notabene adalah nomor urut suaminya, Imam Budi Hartono.

“Beliau saat hendak mengucapkan nomor urut dua malah tidak bisa. Dan akhirnya umi menyebut ini bukan saya, sambil menepuk kepalanya. Sampai dirinya menunjuk lidah sembari mengucapkan hal yang sama, ini bukan saya,” ujar Agus menceritakan secara rinci apa yang dialami Umi Etty.

Umi Etty, sambung Agus, langsung beristighfar berulang kali. Para peserta yang hadir pun langsung membantu dengan melantunkan ayat suci Al Quran. Tujuannya tentu agar Umi Etty sadar dan dapat kembali seperti semula.

Agus pun mengungkap, saat beberapa warga tengah mengaji, dikejutkan dengan mati listrik. Ia mengaku kalau mati listrik ini terjadi hanya di rumah yang disinggahi Umi Etty.

“Listriknya sempat jepret saat warga tengah mengaji. Itu terjadi secara tiba-tiba. Saat mati listrik itu terjadi, umi sudah setengah sadar. Namun, tangannya masih susah digerakkan. Ketika diarahkan mengucapkan nomor dua pun, umi hanya menangis. Tapi kalau disuruh menyebut nomor lain dan kalimat lain, umi bisa,” katanya.

Para warga yang hadir di acara ini pun merasakan hal yang tidak wajar. Bahkan salah satu peserta merasa kepalanya berat seolah ada sesuatu yang menimpanya. Kejadian itu juga dialami peserta lain, tapi hanya sekedar pusing.

“Suasana pun berubah gaduh dan konsentrasi pun terpecah,” katanya.

Agus mengaku, kejadian mistis lainnya yang terjadi adalah saut menyautnya suara binatang yang ada di lokasi kejadian. Mulai dari burung bahkan kucing pun mengeluarkan suara berurutan.

“Semua binatang yang ada di situ pun tidak berhenti berbunyi. Mulai dari kucing hingga burung. Seolah mereka tahu ada makhluk lain yang hadir di lokasi tersebut,” terang Agus.

Ia menyebut kejadian itu disaksikan oleh peserta dan Panwascam hingga petugas kepolisian yang hadir di acara tersebut.

Agus mengaku kalau semua orang yang menyaksikan kejadian ini di luar nalar dan peristiwa gaib.

“Peserta melihat sendiri dan membantu berdoa,” pungkasnya. (Wan/WD)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *