Bioskop Bekasi dibuka, Kapasitas Pengunjung Maksimal 50 Persen

  • Whatsapp
Ilustrasi Bioskop (Istockphoto/dolgachov)

WartaBekasi.co – Sejumlah warga mulai menikmati pembukaan perdana hiburan bioskop di Bekasi pasca-ditutup akibat pandemi Covid-19, Rabu, (28/10/2020).

Pantauan TribunJakarta.com di Cinema XXI Summarecon Mall Bekasi, Jalan Bulevar Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Read More

Sejumlah warga tampak antusias menonton sajian film yang dihadirkan Cinema XXI meski tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Untuk dapat masuk ke area bioskop, pengunjung diminta mengisi data diri secara digital untuk kepentingan tracing kontak jika terjadi suatu hal.

Setelah itu, pengecekan suhu tubuh dilakukan petugas sekuriti di tepat pintu masuk ke area bioskop.

Para pengunjung juga wajib menerapkan jaga jarak dan menggunakan masker selama berada di area bioskop.

Tidak hanya itu, seluruh pegawai bioksop juga tampak mengenakan pelindung wajah, masker serta sarung tangan guna mengantisipasi kontak langsung.

Untuk di dalam studio, pengunjung juga wajib menjaga jarak, pengaturan tempat duduk dibuat berjarak satu kursi kosong dengan kapistas maksimal 50 persen.

Adapun untuk pembukaan perdana, pengunjung XXI Summarecon Mall Bekasi tidak begitu padat.

Hanya ada beberapa penikmat film yang memang rindu akan nuansa menonton film di bioskop.

Seperti yang dilakukan Sutiyoko warga Jatiasih, Kota Bekasi yang hari ini menonton film bersama istrinya.

“Sebenarnya hari ini cuma jalan-jalan aja ke mall, cuma pas tahu bioskop udah buka jadi kita sekalian nonton, karena kangen juga udah lama enggak nonton,” kata Sutiyoko.

Film yang diputar sejauh ini merupakan stok lama diantaranya Red Snake Sisters In Arm, The Cave, Line of Duty, Aku Tahu Kapan Kamu Mati dan The Invisible Man.

“Hari ini kita mau nonton The Invisible Man, kebetulan belum sempet nonton,” ungakpnya.

Terkait protokol kesehatan yang diterapkan, menurut dia sudah cukup baik dan dirasa aman agar tidak terjadi kontak langsung atau kerumunan.

Dia menceritakan, pada saat masuk ke area bioskop dia diwajibkan memindai QR Code dan mengisi biodata diri serta jumlah orang yang datang bersamanya.

“Kita scan barcode, lalu ada link untuk mengisi biodata, satu orang aja yang isi di situ kan ada nama, terus nama orang bersama kita, alamat sama NIK,” terang dia.

Kekhawatiran akan penularan Covid-19 tetap ia rasakan, namun selama ia dapat mengikuti protokol kesehatan hal itu bisa diminimalisir.

“Ya kalau ditanya takut ada pasti, tapi yang penting kita ikutin aturannya, masker itu udah pasti, lalu duduk di dalam juga kan di jarak satu kursi kapasitas dibatasi jangan ada kerumunan,” terang dia. (Tribun Jakarta)

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *